Gubernur Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman ke Warga Jatim

Politik48 Dilihat

SURABAYA: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan Mushaf Madinah hadiah Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud kepada masyarakat di sejumlah daerah Jatim sepanjang kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan..

“Berbagi Al Quran ini merupakan salah satu amaliyah Ramadhan yang ingin mendapatkan kemuliaan dan keberkahan di Bulan Suci Ramadhan,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan Mushaf Madinah yang dibagikan merupakan cetakan Madinah Al-Munawwarah dan menjadi hadiah dari Raja Salman bagi umat Islam Indonesia.

Menurut Khofifah, pemberian Mushaf tersebut juga mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Arab Saudi serta menjadi simbol ukhuwah Islamiyah di antara Muslim.

“Pemberian ini bukan sekadar simbol berbagi di bulan suci Ramadhan, tetapi juga menjadi cahaya Ramadhan untuk masyarakat Jawa Timur sekaligus cerminan hubungan persaudaraan dan persahabatan yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujarnya.

Penyerahan Mushaf Madinah dilakukan di sejumlah daerah dalam rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), antara lain di Kabupaten Gresik, Pamekasan, Madiun, Lamongan, Tuban, Jombang, dan Nganjuk.

Khofifah menilai Al-Qur’an yang dibagikan memiliki nilai penting karena membantu umat memahami pesan moral dan nilai kehidupan yang terkandung dalam ayat-ayat suci.

“Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperdalam pemahaman nilai-nilai kebaikan. Semoga Al Quran ini menjadi penguat iman dan akhlak, khususnya bagi generasi muda,” kata dia.

Ia menambahkan Mushaf Madinah bukan sekadar kitab suci yang diberikan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki makna simbolik sebagai penghubung persaudaraan umat Islam dunia.

“Mushaf Madinah ini adalah hadiah dari Raja Salman bagi umat Islam Indonesia. Ini bukan sekadar pemberian kitab suci, tetapi juga simbol persaudaraan umat Islam yang menghubungkan Tanah Suci Makkah dan Madinah dengan Nusantara,” ujar Khofifah.

Ia berharap mushaf yang diterima masyarakat tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berharap mushaf ini tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.

Menurut Khofifah, Mushaf Madinah dikenal sebagai salah satu cetakan Al-Qur’an yang luas digunakan di dunia Islam karena memiliki standar penulisan baku, tajwid terjaga, serta tata letak ayat yang memudahkan umat Islam dalam membaca dan mempelajarinya.

Penyerahan Mushaf Madinah tersebut juga dilakukan bersamaan dengan penyaluran berbagai bantuan sosial kepada masyarakat melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan yang digagas Pemprov Jatim.

“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi, merawat empati, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama. Semoga Mushaf Madinah ini menjadi cahaya Ramadhan yang menguatkan iman sekaligus mempererat persaudaraan umat,” katanya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *