SURABAYA: Ucapan Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Jatim, Johny Hartono Purnomo terkait tidak adanya ancaman pemboikotan wasit di Liga Nusantara KSMI Piala KONI Pusat ternyata bohong!
Sebaliknya, wasit akan mogok di laga final, jika honor selama kompetisi tidak dibayar sebelum pukul 13.00 WIB, hari ini, “Sesuai surat pernyataan kemarin, kami tunggu sebelum jam 1 siang, atau sebelum laga final, ” ucap salah satu wasit usai laga semifinal, pagi ini, Rabu (26/112025)
Dalam surat pernyataan yang ditandatangi Johny Hartono itu, tertulis jika dirinya sebagai Ketua KSMI Jatim akan membayar semua uang tugas perangkat pertandingan. Mulai, Wasit, Referee Asesour, Match Commissioner paling lambat hari Rabu (26/112025), pukul 13.00 WIB.
Surat pernyataan bermaterai itu dibuat Selasa, 25 November 2025. Diketahui, setelah pertandingan pertama babak delapan besar, tersiar kabar wasit enggan memimpin pertandingan lagi karena honor mulai babak penyisihan yang belum dibayar.
Saat di konfirmasi, Johny Hartono membantah adanya ancaman boikot dari wasit. Pemilik Hotel MaxOne itu mengatakan tidak ada masalah dengan para wasit maupun perangkat pertandingan.

“Cuma administrasinya saja, saya minta semua jelas dan didukung bukti serta berita acara. Saya minta langsung ditransfer ke masing-masing rekening wasit dan perangkat pertandingan. Saya sudah bertemu semua wasit, tidak benar ada boikot mereka professional dan sepakat dibayar setelah final, ” bantah Johny.
Ucapan Johny wasit sepakat akan dibayar setelah laga final, sore ini pukul 02.00, ternyata bohong. Dari surat pernyataan bermaterai itu, honor wasit harus sudah dibayar pukul 13.00 wib atau sebelum kick off babak final dimulai.
Dari data yang didapatkan, total biaya perangkat pertandingan selama kompetisi digelar sebayak Rp 70 juta. Kita tunggu beberapa jam lagi, final Liga Nusantara KSMI 2025 akan tetap digelar atau tidak? (tom)











